oleh

Diduga Ada Indikasi Kecurangan, Pemilihan Perangkat Desa Di Bantal Diminta Pemilihan Ulang

MUKOMUKO,PADEK – Salah seorang warga peserta seleksi perangkat desa di Desa Pasar Bantal Kecamatan Teramang Jaya Kabupaten Mukomuko yang dinyatakan tidak lulus seleksi,mendatangi pihak panitia seleksi dan Ketua BPD pada Sabtu (17/07/2021).

Mereka meminta agar ada seleksi ulang secara transparan,serta meminta pihak BPD untuk menyurati pihak kecamatan agar membatalkan hasil seleksi kemarin.

Desra Andinika yang merupakan pihak yang merasa dicurangi pada seleksi perangkat desa,kemarin malam menghubungi pihak Padekmedia

Ini diduga tidak transparan,sebab ada indikasi kecurangan dalam seleksi perangkat desa ini,ada kejanggalan di sesi interview ,dan sesi ini di gelar di tempat tertutup tanpa pengawasan pihak panitia “Ujar Desra

Saya dan beberapa teman peserta yang lain tidak diberi pertanyaan sedikitpun terkait ujian,bahkan saya kaget pada pengumuman hasil test di sesi interview,tiba-tiba kami mendapatkan nilai.jelas ada dugaan kecurangan di sesi interview ini.”lanjut Desra

Sebelum interview,saya memperoleh nilai tertinggi dibandingkan peserta lainnya,setelah sesi pamungkas ini selesai,ada salah satu peserta yang memperoleh nilai 95,sedangkan di sesi sebelumnya belum ada nilai yang mencapai angka 95,ini sangat tidak masuk akal,”ungkap Desra

Sedangkan Ketua panitia,Hermadi Yunani ketika di temui pihak Padekmedia membenarkan kronologi yang disampaikan Desra tersebut, namun kami selaku pihak penyelenggara seleksi hanya menerima rekapitulasi di setiap sesi dan setelah lengkap,langsung kita umumkan hari itu juga.

Sementara itu senada dengan Desra,Ketua BPD Desa Pasar Bantal Endi menambahkan, kita akan adakan musyawarah terlebih dahulu dengan anggota yang lain terkait hasil seleksi,dan kita akan mengkaji lebih lanjut,berharap ada bentuk Klarifikasi dari Kepala Desa.

Kalau kisruh ini tidak menemukan solusi, kita akan surati Camat dan membatalkan hasil seleksi.”ungkap Endi

Di tempat terpisah Kades Pasar Bantal Unsani, ketika dimintai keterangan mengatakan kita memberi penilaian sesuai dari sudut pandang kita selaku yang memberi nilai.

memang kita tidak memberikan pertanyaan di dalam interview,namun tetap kita melihat dari sudut pandang masing-masing peserta, bagaimana andil mereka di masyarakat selama ini.”Ujar Unsani

Terkait Desra,beliau tetap menjadi prioritas kami kedepannya.karena secara kajian intelektual,desra mengungguli peserta yang lain.”tutup Unsani (GEMMI JR)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya