oleh

Yayasan Darul Iman Gelar KBM Tatap Muka

Padek Pendidikan – Corona Virus Disease 2019 atau Covid-19 telah banyak merenggut jutaan nyawa manusia di berbagai belahan dunia. Virus tersebut muncul pertama kali di kota Wuhan Provinsi Hubei, China pada akhir tahun 2019 dan kemudian mengganas di awal tahun 2020 hingga saat ini. Akibatnya, di berbagai negara salah satunya Indonesia menetapkan status pandemi akibat wabah Covid-19 yang terjadi. Pandemi Covid-19 sangat mempengaruhi berbagai aspek dalam kehidupan, salah satunya aspek pendidikan.

Demi memutus rantai penyebaran Covid-19, maka dengan terpaksa kegiatan pembelajaran dialihkan secara daring atau online. Seluruh aktivitas yang berkaitan dengan kegiatan akademik yang biasanya terjadi secara konvensional atau tatap muka, kini hanya sebatas melalui video converence. Transformasi pendidikan yang dilaksanakan secara online dimuat dalam kebijakan yang dikeluarkan oleh Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), yaitu Surat Edaran no 4 Tahun 2020 tentang pelaksanaan kebijakan pendidikan dalam masa darurat penyebaran Covid-19 yang mengarahkan proses pembelajaran jarak jauh (PJJ).

Lain hal nya dengan salah satu Yayasan di Provinsi Bengkulu, yakni yayasan Darul iman yang melaksanakan system Kegiatan Belajar Mengajar tatap muka. Hal ini dijelaskan oleh Pembina Yayasan Darul Iman, Hilman Nugraha ”saat ini kita fokus pada program Tahfidz Alquran 30 jus. Ya , dilakukan sistem KBM dengan tatap muka, dan sesuai dengan protokol kesehatan”,ungkapnya

Masih dikatakan Hilman saat di hubungi Tim Padek media via Whatsaap, sebelum masuk sekolah semua murid dan santri wajib melakukan Rapid Test dan membatasi orang dari luar sekolah. “ jadi sekali saja kalau libur, sebelum masuk rapid test lagi,” tutupnya. (iik)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya