oleh

Yusril Ihza Mahendra; Kader PBB Harus Menjadi Kelompok Pemecah Masalah

PADEK LAMPUNG– Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Bulan Bintang (PBB) Provinsi Lampung mengikuti Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PBB secara virtual. Dalam kesempatan itu, DPW PBB Provinsi Lampung bertekad menjalankan segala sesuatu arahan dan juga program-program yang telah diputuskan dari hasil rakernas tersebut.

“Ya banyak poin-poin ataupun rumusan-rumusan yang menjadi pokok bahasan dalam rakernas hari ini,” kata ketua DPW PBB Provinsi Lampung, Setiawan Hasni, disela-sela kegiatan tersebut, yg juga Didampingi oleh ketua MPW PBB lampung pk KH,Drs Dimyati Amin dan ketua Bapilu wilayah Dr Damsir, MTA dan beberapa fungsionaris DPW pada Sabtu (12/12).

Ia mengatakan DPW PBB Provinsi Lampung, secara aktif akan menjalankan segala fungsi dan juga tugasnya sesuai dengan ketentuan serta ketetapan partai.

Dirinya juga menerangkan, setidaknya ada tiga hal pokok yang menjadi poin penting dalam rakernas tersebut. Masing-masing adalah, perihal infrastruktur partai dan kaderisasi, program aksi dan juga partisipasi masyarakat, serta yang terakhir perihal pemenangan dan juga pencitraan partai.

“Tentunya banyak hal yang bisa didapat dari rakernas kali ini, banyak muncul ide-ide baru sampai dengan tugas-tugas yang mesti dilakukan. Pada prinsipnya kami selalu patuh dan tunduk terhadap instruksi partai, sebab itu ketetapan-ketetapan apapun yang muncul melalui kegiatan hari ini akan langsung kami jalankan dan patuhi,” ungkap dia.

Sementara itu, diketahui, Ketua umum DPP PBB Prof. Yusril Ihza Mahendra juga turut memberikan wejangan dalam rakernas yang dilakukan melalui aplikasi Zoom tersebut. Yusril meminta agar seluruh kadernya dapat menempatkan diri sebagai kelompok pemecah masalah.

“Ditengah berbagai permasalahan yang terjadi di Indonesia sekarang ini, baiknya kita jangan terlalu buru-buru untuk melakukan sesuatu,” kata dia.

“Secara tegas saya katakan, PBB tidak berada dipihak manapun, PBB sebagai problem solving dari setiap permasalahan yang ada. Kita tidak pernah menimbulkan masalah tapi kita yang menyelesaikan masalah,” sambungnya.

Tak hanya itu, Yusril juga mengungkapkan agar setiap pimpinan wilayah yang ada, dapat melakukan kaderisasi secara maksimal. Hal tersebut bertujuan agar PBB mempunyai kader binaan yang baik guna menghadapi perhelatan pemilu pada 2024 mendatang.

Sebab dirinya menuturkan, selama ini PBB hanya dijadikan alat bagi segelintir kelompok untuk mendapatkan kekuasaan.

“Kader asli kita harus kita munculkan pada pemilu nanti, jangan sampai ada perwakilan kelompok luar yang mencalonkan diri melalui partai kita, tapi mereka sendiri tidak tau dengan sejarah dan perjuangan partai kita. Hasilnya, mereka hanya berjuang untuk kepentingan kelompok mereka sendiri, PBB hanya dijadikan alatnya saja,” tuturnya.

“Dan ini sudah beberapa kali terjadi pada kita, untuk itu kedepan kita harus bisa melakukan kaderisasi dengan baik, sehingga orang-orang yang nanti mewakili PBB adalah orang-orang yang memang cinta dan siap berjuang untuk partai kita,” pungkasnya.
Rakernas via zoom itu diselngrkan dengan peserta pengurus DPP, Badan Otonom pusat, Bapilu pusat dan DPW seindonesia. (*)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya