oleh

Tim Hukum Helmi-Muslihan: Status hukum Paslon Helmi-Muslihan Tetap Sah/Tidak Batal.

PADEK BENGKULU – Status hukum Pasangan Calon (Paslon) Helmi-Muslihan dinyatakan tetap sah dipilih pada 9 Desember 2020. Meskipun Calon Wakil Gubernur (Cawagub) nomor urut 1 Muslihan DS dinyatakan meninggal dunia pada Minggu (6/12/2020) pagi.

Tim Kuasa Hukum Helmi-Muslihan siang ini, Minggu (6/12/2020) sekira pukul 15.00 WIB sudah berkoordinasi secara langsung dengan KPU Provinsi Bengkulu dan diterima oleh komisioner KPU Provinsi Bengkulu, Emex Verzoni.

Terkait peristiwa ini pihak KPU Provinsi mengatakan telah berkonsultasi dengan pihak KPU RI.

“Hasil koordinasi dan konsultasi tersebut adalah: Status Pasangan Calon Helmi-Muslihan Tetap Sah/Tidak batal. Hal itu merujuk kepada PKPU nomor 3 tahun 2017,” kata Kuasa Hukum Helmi-Muslihan, Agustam Rachman, Minggu (6/12/2020).

“Untuk itu kami selaku Tim Hukum Helmi-Muslihan mengimbau kepada tim kampanye, partai pengusung, relawan, simpatisan semua untuk tetap BERSATU, terus berjuang sekuat tenaga, terus semangat memenangkan pertarungan ini,” ungkapnya.

Seperti diketahui, Cawagub Muslihan Diding Soetrisno menghembuskan nafas terakhirnya di Rumah Sakit Muhammad Yunus (RSMY) Provinsi Bengkulu, pada Minggu (6/12/2020) pagi sekira pukul 10.00 WIB.

Sebelum meninggal dunia, Muslihan memang sempat mengalami sakit yang membuatnya tak dapat menghadiri tahapan debat pamungkas pada Sabtu (4/12/2020) lalu. Sehingga, harus mendapat perawatan intensif dari tim kesehatan rumah sakit. (PM2)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya