oleh

Tradisi Sakral, 7 Desa Di Kecamatan Ipuh

PADEK MUKOMUKO– Masyarakat pesisir pantai Abrasi Pasar Ipuh dan pantai Batu Kumbang Pulau Baru melaksanakan acara Doa bersama atau biasa disebut Keduri Muara dan Pantai. Kegiatan ini merupakan tradisi sakral turun temurun dari orang tua mereka terdahulu yang sudah biasa dilakukan oleh masyarakat nelayan.

Doa bersama ini rutin dilaksanakan oleh 7 desa di kecamatan Ipuh khususnya Masyarakat yang tinggal di Pesisir Pantai. Acara ini dihadiri oleh perwakilan dari kantor kecamatan Ipuh, perwakilan Kapolsek Ipuh,  para Tetua dari 7 Desa ,Tokoh agama Desa , Tokoh adat, Kades dari setiap desa dan seluruh warga pesisir pantai .

Rahmat Efendi selaku ketua Panitia penyelenggra menyampaikan ”Keduri Pantai dan muara ini kegiatan rutin setiap tahun sebagai rasa Puji syukur kita kepada Allah Swt, agar warga disekitar pantai dijauhkan dari maha bahaya dan para nelayan mendapatkan hasil yang banyak”,Jelasnya.

“Kami mohon kiranya kepala kades dari 7 desa bisa menyampaikan kepada seluruh masyarakat, supaya tidak melaut sampai jangka waktu 3  hari sesuai dengan pengumuman yang telah kami sampaikan”, ungkap Efendi

Salah satu tetua desa dari 7 desa menjelaskan” untuk seluruh nelayan dan seluruh warga sekitar pantai selain tidak di perbolehkam melaut  ada beberapa hal yang juga tidak boleh dilakukan seperti mengambil pasir, Batu dan kayu dipantai, tidak diperbolehkan memancing  dan Menjaring di pinggir pantai, tidak boleh mandi/bermain ari dipantai (laut)”, jelasnya.

“kami sangat berharap seluruh masyarakat bisa menjaga larangan tersebut selama jangka waktu yang telah di tentukan demi kelangsungan dan keselamatan kita sebagai nelayan dan warga pesisir pantai,”tutupnya. (PM3)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya