oleh

Alih Status IAIN Bengkulu Menjadi UIN Sudah Tahap Final

PADEK PENDIDIKAN – Perjuangan panjang alih status IAIN Bengkulu menjadi UIN Fatmawati Soekarno sudah mencapai tahap akhir. Hal ini dibuktikan dengan di utusnya tim Visitasi dari Sekretariat Negara RI dan Kementerian Agama ke IAIN Bengkulu, Sabtu (07/11).

Pada kesempatan ini hadir dari tim visitasi Asisten Deputi Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Kementerian Sekretaris Negara RI, Kepala Sub. Bidang Agama dan Pendidikan Kementerian Sekretariat Negara RI, dan perwakilan Kementerian Agama RI.

“Kedatangan tim ini untuk memvalidkan data yang diterima oleh Kementerian PAN RB untuk penyesuaian dengan kenyataan di lapangan. Pada dasarnya alih status IAIN menjadi UIN ini merupakan pengembangan aspek SDM. Semua aspek harus dipersiapkan yang pastinya akan akan sangat berpengarus ke generasi kedepan dalam menyambut Indonesia Emas 2024, bertepatan dengan 100 tahun Indonesia merdeka.” ujar Hanung Cahyono, S.H., L.L.M selaku Asisten Deputi Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Kementerian Sekretaris Negara RI.

Rektor IAIN, Prof. Dr. Sirajuddin M, M.Ag, MH yang menyambut langsung tim Visitasi, mengharapkan Tim Visitasi dapat mempertimbangkan keinginan dan dukungan masyarakat dalam hal alih status ini. Civitas akademika IAIN Bengkulu bersama Pemerintahan Provinsi dan seluruh masyarakat  Bengkulu sudah siap untuk alih status ini.

“Alhamdulillah untuk semua elemen telah mendukung alih status IAIN Bengkulu ini menjadi UIN Fatmawati Soekarno Bengkulu. Semoga tim visitasi dapat mempertimbangkan betul niat baik kami ini,” ujar Sirajuddin.

Diketahui dari hasil visitasi ini di bulan November ini izin prakarsa sudah ditanda tangani oleh presiden. Jika hal itu sudah terlaksanakan, pertengahan Desember perpres sudah bisa keluar. Dan IAIN Bengkulu sudah sah menjadi UIN.

“Dipertengahan November ini kita akan melakukan FGD bersama seluruh Rektor IAIN di Jakarta. Nanti sekalian untuk memastikan izin prakarsa sudah ditandatangani Presiden, sehingga Desember Perpres nya sudah keluar. Nanti kita akan berkoordinasi dengan Ketua DPD RI, Bapak La Nyalla Mattalitti, dan ketua DPR ibu Puan Maharani,” imbuh Sirajuddin.

Sementara itu visitasi dilaksanakan di Ruang Rapat Senat IAIN Bengkulu. Ikut hadir Rektor IAIN Surakarta, Rektor IAIN Purwokerto, DPR Provinsi Bengkulu, dan perwakilan dari Pemprov Bengkulu. Selain pemaparan dari tim visitasi dari Setneg dan Kemenag RI, tim bersama rombongan melakukan peninjauan langsung lingkungan IAIN Bengkulu diantaranya Perpustakaan, Fakultas, Gedung Saintek, Pusbakik dan beberapa gedung lainnya. (PM3)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya